Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI) membuka kesempatan bagi para mahasiswa dari berbagai multidisiplin ilmu untuk mengaplikasikan ide kreatif berbasis teknologi menjadi sebuah produk inovasi di bidang kesehatan dalam rangka menjawab tantangan yang tengah dihadapi oleh para klaster di Indonesian Medical Education and Research Institute (IMERI). Kegiatan akan dilaksanakan selama 3 hari pada tanggal 11, 12, 13 Maret 2017 di Ruang Auditorium Lantai 3 Gedung IMERI.

Adapun tema “1st Open Innovation 2017” terdiri dari tiga tema yaitu:

  1. Inovasi penggunaan teknologi untuk Pendidikan Kedokteran

(Developing innovative technology in Medical Education)

  1. Pengembangan dukungan digital riset kedokteran atau pengembangan radikal (disruptive) alat kesehatan

(Making digital support in medical research and disruptive innovation of medical device)

  1. Layanan kesehatan digital menuju Indonesia Sehat

(Digital healthcare to improve patient care)

Luaran yang diharapkan:

  1. Software, sistem informasi, apps, internet of things
  2. Applicable idea & product design
  3. Prototype atau medical device

Para peserta Open Innovation (OI) akan mendapatkan 4 manfaat utama yaitu:

  1. Awareness

Meningkatkan kepedulian terhadap inovasi produk kesehatan. Kegiatan OI ini dirancang untuk menyebarluaskan kepedulian akan ide-ide baru di bidang kesehatan dari orang-orang yang memiliki kemampuan mengakselerasi inovasi secara cepat dan disruptive.

  1. Engagement

Ajang ini memberikan kesempatan bagi para inovator di bidang kesehatan untuk dapat berkolaborasi dengan berbagai pihak dalam rangka pengembangan produk inovasi. Momen ini merupakan momen yang tepat untuk membuktikan kebermanfaatan produk inovasi yang dihasilkan untuk masyarakat umum.

  1. Connections

Semua peserta mendapatkan informasi kontak semua partisipan yang terlibat di kegiatan OI.

  1. A Chance for More

Kesempatan untuk pengembangan produk inovasi melalui kerjasama dengan berbagai pihak yang tepat baik dari pemberi dana (venture capital), pemerintah, insutri maupun pengguna produk inovasi