Friday, September 22, 2017

Departemen Radioterapi

Komitmen kami untuk menemani sahabat dan keluarga dalam berjuang dan berperang melawan kanker dengan SENYUM dan KEHANGATAN

“Continuous Improvement” adalah budaya kerja kami dalam memberikan pengobatan radiasi yang berbasis Quality, Evidence Based, Safety dan Paripurna bagi seluruh masyarakat

Sebagai Rumah Sakit Pusat Rujukan Nasional, kami berkomitmen untuk memberikan pelayanan, penelitian serta pendidikan dan pelatihan dalam bidang Radioterapi yang bermutu tinggi dan dengan mengikuti perkembangan dan kemajuan dalam bidang ilmu pengetahuan dan teknologi secara berkisambungan.

Penyakit kanker dan pengobatannya adalah yang masih dianggap menakutkan bagi banyak orang. Bagi kami seharusnya tidaklah demikian. Pelayanan dengan SENYUM dan KOMITMEN pada pasien adalah nilai utama yang kami pegang teguh dalam layanan.

Dalam menjalani kegiatan pelayanan, penelitian dan pendidikan serta pelatihan arah dan prioritas strategi Departemen Radioterapi dapat dilihat dari visi, Misi dan Tata Nilai

Departemen Radioterapi sebagai unit pelayanan di bidang kesehatan yang melayani pasien yang membutuhkan pengobatan radiasi bertekad untuk memuaskan pelanggan melalui:

•        Menciptakan produk layanan yang berkualitas

•        Memberikan pelayanan terbaik terhadap pasien dan pelanggan lainnya

•        Mengoptimalkan sumber daya yang dimiliki

•        Meningkatkan kinerja dengan memperbaiki sistem manajemen mutu secara terus menerus

 

Pelayanan Radioterapi yang telah kami selenggarakan sejak tahun 1927 merupakan pusat pelayanan Radioterapi pertama di Indonesia dan hingga saat ini telah mengalami perubahan teknologi yang sangat bermakna.

 

Dalam lingkungan nasional, departemen Radioterapi RSCM dipandang sebagai pusat pelayanan radioterapi tersier yang memiliki peralatan terlengkap dan mampu melakukan teknik radiasi tertinggi. Hal ini sesuai dengan perannya sebagai pusat pendidikan dan pusat rujukan nasional. Dengan peran terebut lingkungan pemerintah menjadikan departemen Radioterapi RSCM sebagai mitra dalam hal ekspertise dan saran mengenai kebijakan terkait. Kementerian kesehatan dalam menyusun kebijakannya menjadikan departemen radioterapi RSCM sebagai bagian dari tim penyusun, demikian pula halnya dengan BATAN dan BAPETEN. Selain itu khusus untuk BATAN selaku liaison officer dari IAEA untuk Indonesia selalu berhubungan dengan departemen Radioterapi RSCM mengenai program – program kerjasama yang terkait.

Dalam proses peningkatan mutu pelayanan, akreditasi ISO 9001 2008 telah diterapkan sejak Desember 2009 dan hingga saat ini telah 10 kali surveilance dengan berbagai temuan rekomendasi yang telah ditindaklanjuti oleh unit kerja terkait.

Departemen Radioterapi berusaha menjalankan perannya untuk membimbing pusat pelayanan radioterapi di daerah melalui jejaring pelayanan dan visitasi bersama program PORI dengan kegiatan yang dilakukan berupa pelatihan onsite dan supervise langung oleh tim ahli dari departemen Radioterapi RSCM.

Kegiatan lainnya bahwa sejak tahun 2009, Departemen Radioterapi bekerjasama dengan PORI melakukan program audit QUATRO yang  bertujuan untuk memastikan pelayanan yang dilakukan di daerah berjalan dengan aman sesuai standar IAEA. Hasil dari audit QUATRO berupa rekomendasi kepada beberapa senter Radioterapi yaitu : RS. Pertamina, RSUD Soetomo, RSUP Sardjito, RS MRCC Siloam, RS Kanker Dharmais, RS M Djamil, RS M. Hoesin dan RS Wahidin Sudirohusodo.